Protocol Jaringan Komputer

Protokol jaringan adalah sistem yang memungkinkan hubungan komunikasi dan transfer data antara komputer dan jaringan. Dalam sistem tersebut terdapat aturan_aturan yang harus dipenuhi, baik oleh pengirim maupun penerima agar komunikasi dapat terjalin dengan baik.

Kali ini, kita akan membahas fungsi dan jenis dari protokol jaringan komputer. Fungsi-fungsi protokol ada 6 jaringan adalah sebagai berikut. 

Addresing: Alamat tersebut memberikan pada komputer pengirim dan penerima. Router menggunakan informasi ini untuk memandu setiap paket melewati network komunikasi dan menghubungkan komputer pengirim dan penerima. 

Reassembly: Protokol jaringan memecah data yang dikirim menjadi beberapa bagian karena sebagian besar pesan terlalu besar untuk dimasukkan ke dalam satu paket. 

Timeouts: Setiap paket berisi self-destructive counter yang membatasi umur paket sehingga paket tersebut akan musnah jika habis masa berlakunya. 

Flow control: Flow control dapat menentukan proses transfer informasi antara pengriim dan penerima serta mengaktifkan dan menonaktifkan pengiriman informasi, 

Error control: Error control mengatasi semua masalah yang terjadi saat transfer data yang sedang berlangsung secara real time. Encapsulation: Encapsulation berfungsi sebagai pelengkap informasi yang ditransfer beserta alamat dan kode koreksi. Encapsulation memiliki lima tahap layering. Mulai dari layer utama (persiapan data), dilanjutkan dengan layer transport, layer network, layer data ink dan terakhir adalah layer



6 Jenis protokol jaringan komputer. 

Transmission control protocol/internet protocol (TCP/IP): TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet. Standar ini mengatur tentang proses perpindahan data atau informasi dari satu komputer ke komputer lain dalam jaringan internet. 

User datagram protocol (UDP): Jenis protokol ini adalah transport TCP/IP yang dapat mendukung komunikasi yang unreliable, tanpa koneksi antar host paca jaringan TCP/IP. UDP juga dikenal sebagai protokol tidak teratur. 

SSH (Secure shell): Protokol jaringan yang memungkinkan pengguna mengontrol perangkat dari jarak jauh melalui koneklsi internet. Dengan SSH, pengguna dapat mengakses dan mengubah berbagai pengaturan dan file di perangkat penerima dari jarak jauh dengan aman. 

Osi layer: Osi layer adalah standar komunikasi yang diterapkan pada jaringan komputer. Standar ini digunakan untuk menentukan aturan agar semua perangkat komunikasi dapat terhubung satu sama lain melalui jaringan internet dan dapat berkomunikasi dalam jaringan yang berbeda secara efisien. OSI layer terbagi menjadi beberapa layer. 

File transfer protocol: Memungkinkan pengguna untuk mengirim file dari client ke server atau sebaliknya. Karena Pengguna dapat melakukan transfer dua arah, protokol ini dapat berupa FTP, sFTP(secure file transfer protocol), atau TFTP(trivial transfer protocol). HTTP atau HTTPS: Hypertext transfer protocol adalah kebijakan komputerisasi yang dibuat dan dikembangkan oleh WWW. HTTP adalah protokol jaringan yang mengatur komunikasi dan transfer data antara client(browser web) dan server. Sedangkan HTTPS merupakan versi yang legbih aman dibandingkan versi HTTP. Hal ini dikarenakan HTTPS mendapatkan enkripsi dua lapis dari socker secure layer (SSL) dan transport layer security (TLS)

Comments

Popular posts from this blog

Sosial Media

Cara Membongkar dan Memasang CPU

Bahasa Pemrograman Python